Niat Membaca shalawat

Niat Membaca Shalawat

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ نَوَيْتُ بِالصَّلاَةِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِمْتِثَالاً ِلأَمْرِكَ وَتَصْدِيْقًا لِنَبِيِّكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَمَحَبَّةً فِيْهِ وَشَوْقًا إِلَيْهِ وَتَعْظِيْمًا لِقَدْرِهِ وَلِكَوْنِهِ أَهْلاً لِذَلِكَ ، فَتَقَبَّلْهَا مِنِّيْ بِفَضْلِكَ وَإِحْسَانِكَ ، وَأَزِلْ حِجَابَ اْلغَفْلَةِ عَنْ قَلْبِيْ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ . وَوَفِّقْنِيْ لِقِرَائَتِهَا عَلَى الدَّوَامِ بِجَاهِهِ عِنْدَكَ .اَللَّهُمَّ زِدْهُ شَرَفًا عَلَى شَرَفِهِ الَّذِي أَوْلَيْتَهُ ، وَعِزًّا عَلَى عِزِّهِ الَّذِي أَعْطَيْتَهُ وَنُوْرًا عَلَى نُوْرِهِ الَّذِي مِنْهُ خَلَقْتَهُ ، وَأَعْلِ مَقَامَهُ فِي مَقَامَاتِ الْمُرْسَلِيْنَ وَدَرَجَتَهُ فِي دَرَجَةِ النَّبِيِّيْنَ ، وَأَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَرِضَاهُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ مَعَ اْلعَافِيَةِ الدَّائِمَةِ وَالْمَوْتَ عَلَى الْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ وَكَلِمَتَيِ الشَّهَادَةِ عَلَى تَحْقِيْقِهَا مِنْ غَيْرِ تَغْيِيْرٍ وَلاَ تَبْدِيْلٍ ، وَاغْفِرْ لِيْ مَا ارْتَكَبْتُهُ بِمَنِّكَ وَفَضْلِكَ وَجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ يَا أَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ .

Artinya: ”Ya Allah, sesungguhnya aku niat dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad sebagai bentuk menjalankan perintah-Mu, membenarkan Nabi-Mu Nabi Muhammad, sebagai wujud cinta dan rindu kepadanya, sebagai pengagungan bagi ketinggian pangkatnya karena beliau pantas menerimanya. Maka terimalah shalawatku ini dengan anugrah dan ihsan-Mu. Hilangkanlah tabir kelalaian yang mendindingi hatiku. Jadikanlah aku dalam kelompok hamba yang shalih. Berikanlah aku kekuatan untuk selalu membaca shalawat dengan pangkat Nabi Muhammad di sisi-Mu. Ya Allah, tambahkanlah kepada beliau kemuliaan atas kemuliaan yang Kau anugrahkan, keagungan yang Kau berikan kepadanya dan cahaya atas cayaha yang Kau ciptakannya. Tinggikanlah kedudukannya dan pangkatnya pada pangkat para Rasul dan para Nabi. Aku meminta keridhaan-Mu dan keridhaannya Wahai Tuhan semesta alam untuk mendapatkan afiat yang senantiasa, meninggal atas mengamalkan al-Qur’an dan sunnah, berada dalam kelompok terbanyak dan atas dua kalimat syahadat dalam arti yang sebenarnya tanpa perubahan dan pergantian. Ampunilah dosa-dosaku dengan anugrah-Mu, keutamaan-Mu, kemurahan-Mu dan kedermawanan-Mu Wahai Yang paling memiliki kedermawanan.”

Tulisan ini merupakan penggalan dari sebuah karya berupa buku dengan judul:

فَاتِحُ اْلأَسْرَارِ وَمُفَرِّجُ الْهُمُوْمِ وَاْلأَغْيَار

فِي فَضَائِل ِاَحَدَ عَشَرَ صَلَوَاتٍ عَلَى النَّبِيّ الْمُخْتَار

Pembuka Segala Rahasia Penghempas Lara Dan kesulitan

Dalam Menguak Keutamaan 11 Shalawat Para Auliya

kepada Nabi Muhammad

(H. Rizki Zulqornain Asmat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s