Hikmah Menjaharkan Takbir Dan Mengangkat Kedua Tangan Dalam Shalat

Imam Jalaluddin al-Suyuthi dalam kitab al-Kanzul Madfun Wal Fulkul Masyhun mengatakan:  Hikmah menjaharkan (mengeraskan) bacaan takbir dalam shalat adalah hilangnya alasan bagi orang-orang buta untuk meninggalkan shalat, seandainya mereka beralasan bahwa shalat tidak wajib bagi kami lantaran kami tidak dapat mengetahui atau melihat gerakan-gerakan shalat,  dengan adanya bacaan takbir yang jahar, maka mereka akan dapat mengetahui perpindahan rukun gerak-gerakan shalat. sehingga batallah alasan orang buta untuk lari dari kewajiban shalat.

Adapun hikmah mengangkat kedua tangan ketika takbir dalam shalat adalah agar orang tuli dapat mengetahui perpindahan rukun gerakan-gerakan shalat. sebagian ulama mengatakan: “orang-orang jahiliyah, ketika mereka melakukan ritual ibadah mereka membawa berhala (patung) dan mereka letakan berhala tersebut di bawah ketiak mereka sehingga Allah Taala mensyariatkan mengangkat kedua tangan dalam ibadah shalat kaum muslimin sebagai bentuk ketidaksamaan tatacara ibadah kaum muslimin dengan ibadah orang jahiliyah. sebagian ulama lainnya mengatakan: Ketika seseorang mengangkat kedua tangannya dalam shalat seolah-olah dia mengatakan “Ya Allah, sesungguhnya aku telah tenggelam dalam lautan dosa dan kesalahan, maka raihlah kedua tangan ini agar Engkau selamatkan.

By

H. Rizki Zulqornain Asmat

Khadimut Thalabah Ma’had al-Muafah Cakung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s